Posted by Unknown | Senin, 29 Juli 2013 |
Posted in
sastra
Dari-Mu air surut ini berasal dan dariku mengalir; Selanjutnya, O Yang Maha Agung, lautanku tenang.
Kini,
dari sumber yang sama darimana kesengsaraan ini Engkau datangkan
kepadaku, kirimkanlah pula kesenagan nan penuh kasih-sayang!
O Engkau
yang penderitaannya membuat pria lemah bak wanita, tunjukkanlah
kepadaku jalan yang satu itu, jangan biarkan aku tersesat mengikuti
sepuluh jalan!
Aku seperti seekor unta yang letih: pelana kemauan-bebas telah membuat punggungku terasa memar
Dilantak berat keranjang-keranjang yang sebentar merosot ke sisi sini sebentar ke sisi sana.
Biarkan beban yang tak seimbang ini lepas, supaya aku dapat memamah rerumputan di Padang Rahmat-Mu.
Bagai sebutir debu di udara, ratusan ribu tahun aku melayang tak tentu arah tanpa mauku.
Jika aku telah melupakan waktu dan keadaan itu, perpindahan dalam tidur ’kan mengingatkan aku lagi pada kenangan.
Pada malam hari aku ’kan melarikan diri dari palang cabang empat ini menuju padang penggembalaan ruh.
Dari tidur sang perawat, kuhisap susu hari-hari laluku, O Tuan.
Seluruh makhluk melarikan diri dari kemauan-bebas dan keberadaan-diri mereka menuju ke diri mereka yang tak sadar.
Di atas diri sendiri mereka letakkan anggur kehinaan dan nyanyian supaya dapat bebas sesaat dari kesadaran diri mereka
Semua tahu, keberadaan adalah sebuah perangkap, sedangkan keinginan dan pikiran serta kenangan itu neraka.
-Jalaludin Rumi-
sumber : http://syairsyiar.blogspot.com/2010/01/belenggu-keberadaan.html
Posted by Unknown | |
Posted in
sastra
Dikisahkan, seruling dan kecapi yang menawan telinga kita
Nadanya berasal dari perputaran angkasa;
Namun Iman, yang melampaui lompatan spekulasi,
Dapat mengerti merdunya setiap suara yang tak serasi.
Kami, yang bagian dari Adam, bersamanya mendengarkan
Nyanyian para Malaikat dan Muqarrabin.
Meski tumpul dan menyedihakan, ingatan kami
Masih menyimpan gema alunan nada surgawi.
Oh, musik adalah hidangan bagi para pencinta,
Musik ’kan melambungkan jiwa ke dunia Sana.
Bara berpijar, api abadi pun kian berkobar:
Sembari menikmati dengan suka-ria kami pun dengar.
-Maulana Rumi-
sumber : http://syairsyiar.blogspot.com/2010/01/musik-kenangan.html
Posted by Unknown | |
Posted in
sastra
Betapa tak ’kan sedih aku, bagai malam, tanpa hari-Nya serta keindahan wajah hari terang-Nya?
Rasa pahit-Nya terasa manis bagi jiwaku: semoga hatiku menjadi korban bagi Kekasih yang membuat pilu hatiku!
Aku sedih dan tersiksa karena Cinta demi kebahagiaan Rajaku yang tiada bandingnya.
Titk air mata demi Dia adalah mutiara, meski orang menyangka sekedar air mata.
Kukeluhkan jiwa dari jiwaku, namun sebenarnya aku tidak mengeluh: aku cuma berkisah.
Hatiku bilang teriksa oleh-Nya, dan kutertawakan seluruh dalihnya.
Perlakukanlah aku dengan benar, O Yang Maha Benar, O Engkaulah Mimbar Agung, dan akulah ambang pintu-Mu!
Di manakah sebenarnya ambang pintu dan mimbar itu? Di manakah sang Kekasih, di manakah “kita” dan “aku”?
O Engkau, Jiwa yang bebas dari “kita” dan “aku”, O Engkaulah hakekat ruh lelaki dan wanita.
Ketika lelaki dan wanita menjadi satu, Engkau-lah Yang Satu itu; ketika bagian-bagian musnah, Engkau-lah Kesatuan itu.
Engkau ciptakan ”aku” dan ”kita” supaya memainkan puji-pujian bersama diri-Mu,
Hingga seluruh ”aku” dan ”engkau” dapat menjadi satu jiwa serta akhirnya lebur dalam sang Kekasih.
-Maulana Rumi-
sumber : http://syairsyiar.blogspot.com/2010/01/cinta-dalam-ketiadaan.html
Posted by Unknown | Senin, 01 April 2013 |
Posted in
anak,
gaya hidup,
hikmah dan kisah,
humor,
keluarga,
khutbah jumat,
konsultasi,
pengetahuan,
refleksi,
remaja,
sastra,
tokoh
TIM PENGELOLA WEBSITE
TUNJUNG TEJA NEWS
---------------------------------------------------------------
Penanggungjawab
........
Pimpinan Umum
.......
Pemimpin Redaksi
.......
Wakil Pemimpin Redaksi
.......
Keuangan
Mira
Sekretaris
Hazmah
Dewan Redaksi
........
........
Web Maintenance
Hamzatul
Humas
......
Reporter
#tekno : ..... #sastra : Lia Meilani #berita : ...... #kuliner : ....... #wisata ; .... #pendidikan : ..... #anak : ...... #gaya hidup : ..... #politik dan negara : ...... #keluarga : ..... #remaja : .... #kesehatan :....... #entertaiment : ....... #science : ..... #islam : .... #olah raga :.... #ekonomi dan bisnis : .... #Umum : Amir
Editor
Mas Aha
..........
Alamat Redaksi
Jl. Tunjung Teja - Warunggunung Pertigaan
Kec. Tunjung Teja Kab. Serang Prop. Banten 42174
Phone : ........ fax :
E-mail : redaksi.tunjungtejanews@gmail.com
_________________
Bagi anda yang ingn bergabung, silakan tentukan pilihannya ingin dibidang yang mana. Khusus untuk divisi reporter, nanti ada pembagian masing-masing job (tapi masih dalam konfirmasi). Silakan kirim melalui email atau komentar langsung di bawah ini.
Bagi yang belum memiliki akun blog, kamu bisa mengunakan pilihan Anonymous di kotak pilihan.
Format > NAMA > EMAIL > NO HP> PILIHAN > MOTIVASI