Bayi Mungil William-Kate Jadi Aset Pariwisata Inggris

Posted by Unknown | Kamis, 25 Juli 2013 | Posted in

LONDON ­– Kota London tengah merayakan kelahiran cucu kerajaan pertama dari Pangeran William dan Kate Middleton secara besar-besaran. Kelahiran bayi mungil ini diharapkan dapat menarik wisatawan untuk datang ke Inggris dan ikut merayakan kebahagiaan yang dirasakan oleh keluarga Kerajaan.

Pangeran Cambridge—julukan anak Pangeran William dan Kate—yang belum bernama ini ada di urutan ketiga tata mahkota Inggris. Kehadiran bayi lucu di Istana Kensington, tempat William dan Kate tinggal, nampaknya akan menjadi daya tarik bagi wisatawan asing.

"Keluarga kerajaan Inggris sejak dulu menjadi aset pariwisata negara ini, apalagi sekarang dengan kelahiran cucu kerajaan yang baru," kata Lady Cobham, Chairman Visit England, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (24/7/2013).

"Anggota baru di keluarga Kerajaan membuat wisatawan semakin ingin mengenal kebudayaan Inggris yang kaya," tambahnya.

Pada 2012, Inggris kedatangan 31 juta wisatawan berkat perayaan Diamond Jubilee Ratu Elizabeth dan Olimpiade. Ini adalah angka tertinggi kunjungan wisatawan asing ke Inggris sejak 2008.

Lady Cobham berharap dengan adanya berita membahagiakan dari keluarga Kerajaan, ditambah ikon-ikon wisata London yang semakin menarik dengan perayaan kelahiran ini, wisatawan asing akan berbondong-bondong datang.

"Kelahiran ini juga akan meningkatkan popularitas atraksi kerajaan Inggris lainnya, seperti Istana Kensington yang akan menjadi rumah Will dan Kate, Kastil Windsor, juga Sandringham Estate," tutupnya.

sumber : okezone.com

Jembatan di Washington Ambruk, Mobil-Mobil Tercebur ke Sungai

Posted by Unknown | Jumat, 24 Mei 2013 | Posted in

OLYMPIA -- Sebagian jembatan empat-jalur di atas satu sungai di daerah pedesaan di sebelah utara Seattle ambruk pada Kamis (23/5). Sehingga, beberapa kendaraan dan orang tercebur ke sungai yang airnya dingin.

''Ambruknya jembatan di Interstate 5 di atas Sungai Skagit terjadi sekitar pukul 19.00 waktu setempat di antara Kota Kecil Mount Vernon dan Burlington. Lokasi kejadian sekitar 90 kilometer di sebelah utara Seattle,'' kata Juru Bicara Kepolisian Negara Bagian Washington, Mark Francis.

"Saya menerima laporan mengenai kendaraan dan orang tercebur ke sungai," kata Francis. Ia menambahkan ia tidak mengetahui apakah ada orang yang cedera.

''Harian Seattle Times melaporkan tiga orang diselamatkan dari air,'' demikian laporan Reuters yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat.

Penyebab ambruknya jembatan tersebut belum diketahui. ''Daerah itu tidak diguyur hujan saat kecelakaan terjadi,'' kata Francis.

Jejaring National Bridge Inventory Database menyebut jembatan tersebut dibuat pada 1955. Jalan raya dan jembatan itu adalah jalur utama bagi lalu lintas mobil antara Seattle dan Vancouver, Kanada.

Kantor Sheriff Skagit County dalam satu pernyataan di laman Facebook-nya meminta orang agar menghindari daerah tersebut untuk memberi ruang kepada petugas tanggap darurat.

"Tolong menjauh dari jalan dan tidak menggunakan telepon genggam sebab volume pengguna saluran telah memenuhi sistem dan petugas pertolongan pertama tak bisa melakukan hubungan telepon yang diperlukan karena saluran kelebihan beban," demikian saran pernyataan tersebut kepada warga.

Jembatan itu ambruk hampir enam tahun setelah satu jembatan lain jatuh di Minnesota dan menimbulkan keprihatinan di Amerika Serikat mengenai kesalahan dalam pembangunan.

Pada Agustus 2007, jembatan I-35W sepanjang 305 meter di Minneapolis ambruk ke Sungai Mississippi selama jam sibuk malam hari. Banyak kendaraan terjun ke dalam sungai sehingga 13 orang tewas dan sebanyak 145 orang lagi cedera.

Dalam penyelidikan setelah peristiwa naas itu, Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS mendapati lebih dari selusin lempengan baja penunjang jembatan memiliki ukuran yang tidak memadai sehingga diduga menjadi penyebab bencana tersebut. Pemeriksaan rutin pun tidak menemukan masalah itu.

Israel Coba Bunuh Pasien Palestina dengan Gas Beracun

Posted by Unknown | | Posted in

Gaza -- Dinas Kesehatan Palestina menuding pihak penjajah Israel berusaha membunuh sejumlah pasien Palestina dengan mengganti gas nitrus khusus bius dengan gas aksid karbon beracun.

Menteri Kesehatan Palestina Dr Mufid Al-Mukhallati menegaskan di sela-sela konferensi pers yang digelar di Gaza hari ini, Kamis (23/5).

''Dengan pertolongan Allah lewat intervensi keahlian dokter di RS Gaza, nyawa pasien korban gas beracun yang dikirim Israel itu akhirnya bisa diselamatkan,'' kata Al-Mukhallati seperti dikutip Infopalestina.

Muklallati mengisyaratkan bahwa kementerian kesehatan membentuk tim investigasi segera. Mereka menyimpulkan bahwa telah terjadi penggantian gas nitrus untuk bius yang digunakan dalam operasi bedah. Israel menggantinya dengan gas oksid karbon yang beracun.

Akibat aksi blokade, Israel melarang Jalur Gaza untuk memiliki gas bius semacam nitrus. Gas semacam ini akan diimpor dalam tabung dari wilayah zona hijau wilayah yang dikuasai Israel.

Kementerian kesehatan menegaskan segera mengirim surat kepada organisasi kesehatan dunia PBB dan Palang Merah Internasional meminta agar menginvestigasi kasus ini dan memeriksa gas nitrus yang diimpor ke Jalur Gaza.

Ibu 2 Anak Berhadapan dengan Pembunuh Sadis Tentara Inggris

Posted by Unknown | Kamis, 23 Mei 2013 | Posted in

London, - Seorang wanita dengan berani mendekati kedua pembunuh sadis tentara Inggris usai melakukan aksi kejinya di jalanan London, Inggris. Padahal saat itu, kedua pelaku masih memegang pisau berlumuran darah yang baru saja mereka gunakan untuk menghabisi nyawa si tentara.

Wanita bernama Ingrid Loyau-Kennett itu punya alasan tersendiri atas aksi nekatnya itu. Menurutnya, lebih baik mengarahkan senjata-senjata tersebut ke satu orang saja (wanita tersebut) daripada ke orang banyak yang berkumpul di tempat kejadian saat itu.

Ibu dua anak tersebut turun dari bus yang dinaikinya, yang kebetulan melintasi tempat kejadian, setelah melihat korban tergeletak di jalan. Wanita berumur 48 tahun itu mencoba memeriksa denyut nadi korban. Lalu dia juga berhadapan dengan pelaku.

"Dia tidak mabuk, dia tidak dalam pengaruh narkoba, dia bukan orang yang alkoholik atau pemabuk, dia cuma tertekan, marah," ujar pembina pramuka tersebut mengenai pelaku pertama yang diajaknya berbicara.

Kepada wanita itu, pelaku pertama sempat berkata: "Kami ingin memulai perang di London malam ini." Namun bukannya gentar, wanita itu malah mengajak bicara pelaku.

"Saya bilang 'sekarang ini cuma ada kamu melawan orang banyak, kamu akan kalah, apa yang akan kamu lakukan?" dan dia bilang saya ingin bertahan dan bertempur," kata wanita tersebut seperti dilansir media Telegraph, Kamis (23/5/2013).

Wanita itu kemudian mendekati pelaku kedua dan memintanya untuk menyerahkan senjata-senjatanya, yakni pisau dan golok yang dipegangnya.

"Saya pikir lebih baik jika senjata-senjata itu diarahkan ke satu orang seperti saya daripada semua orang di sana, juga anak-anak yang mulai meninggalkan sekolah," tuturnya.

Tak beberapa lama kemudian, polisi pun tiba di lokasi. Mereka sempat melepas tembakan ke arah dua pria berkulit hitam yang membunuh tentara Inggris tersebut. Kedua pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit.

Warga Heran Polisi Baru Tiba 20 Menit Setelah Pembunuhan Tentara Inggris

Posted by Unknown | | Posted in

London - Pembunuhan sadis seorang tentara Inggris menggemparkan publik negeri itu. Apalagi peristiwa mengerikan itu terjadi di jalanan London yang ramai di siang hari bolong. Warga setempat heran atas lambannya respons para polisi atas kejadian tersebut.

"Butuh waktu 20 menit bagi polisi untuk tiba di sana, ini sangat mengejutkan. Kita punya dua kantor polisi di antara lokasi itu, ini sangat memalukan," cetus seorang warga London, Harry Shoebridge seperti dilansir News.com.au, Kamis (23/5/2013).

"Ada banyak warga setempat yang berada di sana, polisi-polisi tak bersenjata, dan ada dua pemuda dengan pisau-pisau pemotong daging dan pistol di tangan mereka. Ini mengejutkan," tutur pria yang mengetahui kejadian itu dari teman-temannya yang menjadi saksi mata di lokasi.

Saat kejadian, Shoebridge tengah berada di kantornya, yang letaknya tak jauh dari lokasi kejadian.

Dua pelaku tertembak oleh polisi pasca pembunuhan tentara Inggris yang terjadi di John Wilson Street, kota Woolwich, London timur pada Rabu (22/5) pukul 14:20 waktu setempat. Menurut saksi mata, korban diserang membabi-buta hingga tewas oleh dua pria berkulit hitam itu.

Salah seorang pelaku tampak terekam kamera tengah mengacungkan pisau pemotong daging berlumuran darah dan membuat pernyataan politis. "Anda semua tidak akan pernah aman. Ganti pemerintahan Anda, mereka tidak peduli pada Anda," serunya.

Atas kejadian mengerikan tersebut, wilayah pusat kota Woolwich untuk sementara masih ditutup. Alur lalu lintas dialihkan menjauhi pusat kota. Ratusan polisi pun masih terus disebar di wilayah tersebut untuk mengamankan situasi.

Gempa 5,9 SR Guncang Meksiko

Posted by Unknown | Selasa, 21 Mei 2013 | Posted in ,

MEKSIKO CITY-Sebuah gempa dengan kekuatan 5,9 Skala Richter (SR) terjadi di negara bagian Meksiko, Michoacan, Senin (22/4/2013). Dampak gempa dirasakan sampai 200 mil dari pusat gempa.

Seperti dilansir dari AP, Survei Geologi AS mengatakan pusat gempa berada sekitar 23 km sebelah timur laut dari pelabuhan Pasifik Lazaro Cardenas atau sekitar 202 km sebelah barat-barat daya dari Mexico City.

Akibat gempa, beberapa orang terpaksa harus dievakuasi. Namun tidak ada laporan mengenai korban maupun kerusakan.

Pejabat negara di Michoacan juga mengatakan mereka tidak memiliki laporan mengenai korban atau kerusakan.

Pesawat Mendarat Tanpa Roda di New Jersey

Posted by Unknown | | Posted in ,

JAKARTA--Pesawat US Airways mendarat di Bandara Internasional Newark, New Jersey, Amerika Serikat, tanpa menggunakan rodanya. Pesawat tersebut mendarat dengan menggunakan lambungnya.

Seperti dilansir Associated Press, Minggu (19/5/2013), pesawat yang dioperasikan Piedmont Airlines tersebut mendarat menggunakan lambungnya yang berkontak langsung dengan aspal landasan pendaratan, pada Sabtu (18/5/2013) pukul 01.00 dini hari waktu setempat. Pesawat tersebut membawa 34 orang yang terdiri dari 31 penumpang dan tiga awak pesawat.

Pesawat berpenggerak baling-baling [turboprop] tersebut gagal mengoperasikan gir guna menurunkan roda-rodanya menjelang pendaratan. Seperti yang dikatakan Juru Bicara US Airways Davien Anderson, si pilot sudah berkali-kali mencoba menggerakkan gir untuk menurunkan roda, tapi gagal.

Akhirnya pilot tersebut memutuskan untuk mendarat dengan perutnya. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa pendaratan darurat ini.

Pihak US Airways kemudian mengevakuasi korban selamat dengan menggunakan bus. US Airwas akan kooperatif dengan Badan Keselamat Transportasi setempat untuk menginvestigasi kecelakaan ini.

Pesawat tersebut meninggalkan kota Philadelphia pada 11.00 waktu setempat intuk menuju New Jersey.

Komandan Milisi yang Memakan Jantung Tentara Suriah

Posted by Unknown | Senin, 20 Mei 2013 | Posted in ,

DAMASKUS – Khalid al Hamad atau dikenal dengan sebutan Abu Sakkar, pendiri sekaligus komandan kelompok militan Farouq Brigade, membuat terkejut dunia. Sakkar memakan jantung tentara Suriah, aksi yang dinilai kejam itu terekam dan tersebar melalui Youtube dan dikecam berbagai kalangan. Apa motif Sakkar melakukan hal tersebut?

Dalam wawancara Abu Sakkar bersama telegraph dan dilansir di dalam www.telegraph.co.uk, dia menjelaskan motivasi Sakkar melakukan tindakan yang dikecam berbagai kalangan tersebut, Minggu (19/5/20130.

“Kami menemukan telepon seluler yang berisi video yang menggambarkan pembunuhan terhadap anak-anak, pemerkosaan terhadap kaun perempuan, dan beberapa tubuh yang dibakar, tidak bisa dilupakan dan menyiksa,” kata Sakkar yang mengenakan jaket loreng dengan senjata yang dicangkongnya.

Sakkar yang penuh tatapan tajam itu dalam wawancaranya memperingatkan, apabila pertumpahan darah di Suriah terus berlanjut, maka orang-orang di Suriah akan menjadi seprti dirinya.

“Dunia harus tahu, apabila pertumpahan darah tidak dapat dihentikan maka seluruh warga Suriah akan seperti saya,” tegasnya.

Saat disinggung dirinya menyesal atas perbuatannya tersebut, Sakkar tidak menjawab tegas. Dia hanya mengatakan bila dirinya siap membuktikan aksi kejahatan yang dilakukan rezim berkuasa Bashar al-Assad.

“Saya adalah bagian dari warga Suriah dan warga Suriah merupakan bagian dari dunia. Dan saya siap akuntabel dalam pembuktian kejahatan BAshar al-Assad terhadap kaun perempuan dan anak-anak yang tercatat,” ujarnya.

Video mengerikan tersebut diunggah secara online pada Minggu (12/5) lalu. Video tersebut menunjukkan seorang pria mengenakan perlengkapan militer yang sedang memegang pisau dan menyayat bagian dada sesosok jenazah, yang disebut sebagai tentara Suriah.

Pria tersebut kemudian menoleh ke kamera dan menunjukkan potongan jantung yang diambil dari jenazah tersebut kemudian menggigitnya. Belakangan diketahui bila pria tersebut adalah Abu Sakkar.

“Saya bersumpah, kami akan memakan jantung dan hati kalian…,” ujar pria tersebut merujuk pada tentara Suriah.

PBB Mengecam Aksi Sakkar

Menanggapi tindakan tersebut, PBB menyebut tindakan itu harus diselidiki sebagai ‘kejahatan perang’. “Video yang baru saja muncul dari Suriah, yang memperlihatkan seorang tokoh pemberontak memotong dan menggigit jantung seorang tentara yang tewas, menggambarkan tindakan yang benar-benar mengerikan,” kata Komisioner Tinggi PBB untuk HAM, Navi Pillay di Jenewa, Swiss.

“Memutilasi atau menodai mayat selama konflik merupakan kejahatan perang,” tandas Pillay seperti dilansir News.com.au, Rabu (15/5/2013).

“Saya menyerukan kelompok-kelompok oposisi bersenjata di Suriah untuk melakukan segenap kemampuan mereka guna menghentikan kejahatan mengerikan seperti itu,” imbuhnya.

Kelompok oposisi Suriah juga telah mengecam tindakan sadis tersebut dan bertekad akan menghukum pelaku, meskipun dia terkait dengan pemberontak Suriah.